
Bermimpi. Berjuang. Berdamai.
Buku ini adalah kisah nyata seorang anak buruh tani dari sebuah desa kecil di Mojokerto, yang tumbuh dalam keterbatasan, namun tidak pernah berhenti bermimpi.
Dengan tekad dan keberanian, ia menembus batas geografis, sosial, dan emosional, hingga akhirnya menjejakkan kaki di negeri yang dulu hanya ada dalam angan: Amerika.
Ditulis sejak tahun 2014, Memoar Sang Pemimpi bukan hanya catatan perjalanan, tapi juga potret kejujuran tentang jatuh bangun hidup di negeri orang.
Tentang bagaimana seseorang bertahan di tengah sepi, menghadapi diskriminasi, kesulitan finansial, dan kerinduan tak berujung pada tanah air. Tentang luka yang tak terlihat, harapan yang nyaris padam, dan langkah-langkah kecil yang penuh keberanian.
Ini adalah kisah tentang bagaimana seseorang belajar berdamai dengan masa lalu, dengan kehilangan, dan dengan dirinya sendiri.
Lebih dari sekadar cerita hidup, buku ini adalah pelita bagi siapa pun yang sedang mengejar mimpi dalam sunyi. Ia hadir untuk mengingatkan bahwa mimpi besar bisa lahir dari tempat sederhana dan bahwa setiap perjuangan, sekecil apa pun, selalu berarti.
copyright © 2025 mas ridwan - all rights reserved.
dibuat oleh mas ridwan